Kantor Imigrasi dan RRI Akan Dibangun di Paya Ilang

DSCN1095Kantor Keimigrasian Takengon yang masih menempati bangunan sementara di bekas kantor UPTD Pendidikan Kebayakan rencananya akan diarahkan pembangunannya secara permanen ‎di lokasi tanah Paya Ilang.

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyampaikan rencana tersebut usai mengikuti acara serah terima tanah warisan Pengulu Gayo dan Pengulu Kemili di Paya Ilang, Rabu, 31 Desember 2014. Saat diwawancarai oleh sejumlah wartawan, Nasaruddin mengatakan Paya Ilang memang kawasan yang cocok untuk dijadikan sebagai kawasan perkantoran.

Rapat Koordinasi Pemindahan Pasar Putri Ijo ke Pasar Paya Ilang

DSC_1395Rapat Koordinasi dimulai Pukul 13.30 WIB Rabu 31 Desember 2014 di Area Pasar Paya Ilang dihadiri oleh Kadishubkominfo, Kasatpol PP, Kadisperindagkop & ESDM, Kadis Pendapatan dan Aset Daerah serta Muspika Kecamatan Lut Tawar.

Rapat ini Mengagendakan tentang Tata letak dan perparkiran yang dilaksanakan per 1 Januari 2015 yang dimulai Pukul 03.00 WIB dini hari, dari Pasar Tumpah di Jalan Putri Ijo ke Pasar yang berada di Jalan Yos Sudarso yaitu Pasar Paya Ilang Takengon Aceh Tengah.

Tanah Paya Ilang Harus Dipergunakan Untuk Umum

tanahPemerintah Kabupaten Aceh Tengah berjanji akan mengupayakan pemanfaatan tanah Tamak Paya Ilang akan selalu digunakan untuk kepentingan umum dan kemaslahatan umat. Sesuai dengan yang diamanahkan oleh para ahli waris Pengulu Gayo dan Pengulu Kemili dalam acara penyerahan tanah Tamak Paya Ilang dari ahli waris Pengulu Gayo dan ahli waris Pengulu Kemili kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah (31/12/14).

Keluarga Besar Gontor 10 Gelar Silaturrahmi Dengan Pemkab Aceh Tengah

GontorBertempat di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, para santri berikut wali santri yang tergabung dalam keluarga besar pondok modern Gontor 10 Darul Aman mengadakan silaturrahmi dengan pemerintah kabupaten Aceh Tengah, Selasa, 23 Desember 2014 bertepatan dengan 1 Shafar 1436 Hijri.

Banjir Bandang Ganggu Akses Takengon-Bintang

banjir bandangBanjir Bandang yang terjadi pada Minggu (21/12) tepatnya pukul 17.00 di kawasan Utung-utung lintasan jalan Takengon-Bintang sebelah Utara

Dampak banjir, air bercampur lumpur menggenangi badan jalan sekira 50 meter, dan sempat membuat akses jalan tidak bisa dilalui